Hidup di era Covid

Masuk Jembatan Suramadu, Pemudik Tidak Bakal Disuruh Putar Balik

Rhomdon mengungkapkan, pihaknya tidak hanya membangun satu pos saja di wilayah perbatasan Kaltim-Kaltara. Melainkan akan membangun pos ‘bayangan’ untuk mewaspadai pemudik yang menggunakan jalur ‘tikus’ alias bukan jalan poros. Kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 berlaku mulai 6 sampai 17 Mei 2021. Larangan berlaku bagi semua masyarakat yang melakukan perjalanan antar kota/kabupaten, provinsi, maupun negara. Solopos.com, KLATEN – Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi, berharap seluruh elemen masyarakat tidak mudik saat larangan aktivitas tersebut diberlakukan di waktu mendatang.

Namun mulai hari ini penjagaan dilakukan selama 24 jam, terbagi dalam three shift. Kota Yogyakarta, IDN Times – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta akan meminta pemudik dari daerah zona merah COVID-19, kembali ke tempat asal alias putar balik. Untuk itu, Pemda DIY dan personel keamanan akan memperketat penjagaan di titik-titik jalan yang dilalui pemudik. “Kemarin Rabu (H-1 Idulfitri) ada 226 kendaraan yang kita minta putar balik. Mereka ada 324 orang dalam kendaraan tersebut dan tidak boleh masuk Sumbar,” kata dia. “Operasi Ketupat sebelum-sebelumnya, petugas bisa lebih santai. Ini tidak. Petugas harus jaga terus, harus mengingatkan pengguna jalan yang mau mudik,” katanya. “Untuk melakukan berbagai langkah-langkah perlindungan kepada mereka tentu masing-masing desa dan kelurahan diharapkan bisa melakukan pengawasan supaya selama di dalam masa observasi mereka akan tetap tinggal di area tersebut,” jelasnya.

Larangan mudik dan pemberlakuan PSBB, pengamanannya tak hanya dilakkukan petugas kepolisian saja. Sejumlah pendekar yang tergabung dari berbagai perguruan silat di Kota Depok pun akhirnya turun ke jalan membantu petugas mengawasi pengendara di sejumlah examine point di kota tersebut. Puluhan pendekar Betawi ini mengaku tergugah, karena banyak warga yang tak taat aturan saat PSBB. GOOTO.COM, Jakarta – Instruksi Presiden RI Joko Widodo tentang larangan mudik masih dilanggar. Pemudik dari arah Semarang yang lewat Tempel, Sleman harus melalui jalur utama, tujuannya agar kendaraan melalui pintu pemeriksaan.

Pemudik disuruh untuk putar balik

Kendati demikian, sanksi yang diberikan petugas tak terbatas pada diminta putar balik saja. Sebab ada beberapa jenis kendaraan dan pelanggaran yang akan dikenakan sanksi berupa tilangan. Kementerian Perhubungan mengusulkan agar masyarakat yang akan memasuki wilayah Jabodetabek diwajibkan mengikuti tes COVID-19 yang diselenggarakan oleh pemerintah. Menurut Kiki, ratusan kendaraan dari luar daerah itu mayoritas bertujuan untuk bersilaturahmi kepada keluarganya di Bandung dan ada pula yang menuju daerah lain, seperti Garut dan Tasik.

Dan diwajibkan untuk masyarakat berusia sama atau lebih dari 17 tahun ke atas,” ungkapnya. “Kemudian untuk pekerja sektor casual maupun masyarakat yang memiliki keperluan mendesak perlu meminta surat izin perjalanan dari pihak desa atau kelurahan sesuai dengan domisili masing-masing,” ujarnya. JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memastikan bagi masyarakat yang tidak memenuhi persyaratan melakukan perjalanan mudik dipastikan akan diberhentikan oleh petugas.

Stasiun Pasar Senen untuk sementara tidak melayani keberangkatan kereta jarak jauh dari tanggal 24 sampai 30 April 2020 mendatang terkait larangan mudik Lebaran 2020. Petugas juga memeriksa kendaraan truk dan mobil boks yang melintas, untuk mengantisipasi adanya pemudik yang bersembunyi di dalam kendaraan tersebut. Menurutnya, jumlah kendaraan yang putar balik di masa larangan mudik, paling banyak di Gerbang Tol Bekasi Timur dan Harapan Indah yang masing-masing 50 kendaraan. Seperti diketahui pengecualian larangan mudik untuk layanan distribusi logistik maupun keperluan mendesak. Dalam hal ini kepentingan mendesak misalnya bekerja atau perjalanan dinas, kunjungan sakit atau duka, dan pelayanan ibu hamil dan melahirkan. Setelah diperiksa identitasnya, pemudik wanita ini pun akhirnya diminta polisi untuk melanjutkan perjalananya menuju kampung halamannya.

Edi mengatakan, pihaknya juga membuat posko mudik di daerah Batulayang dan menyiapkan Rapid Test Antigen untuk pelintas. Pihak Pemkot juga membuat posko mudik di daerah Batulayang dan menyiapkan Rapid Test Antigen untuk para pelintas. Pontianak, 5NEWS.CO.ID,- Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menegaskan kepada masyarakat yang ada diluar Pontianak untuk tidak mudik, atau masuk ke Pontianak. Meski begitu ia tetap nekat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke Ciawi yang berjarak sekitar 15 kilometer dari titik ia mobilnya diberhentikan.

Dalam beleid tersebut, masyarakat dilarang meninggalkan daerah domisili masing-masing kecuali karena alasan mendesak, seperti keluarga sakit atau meninggal dunia. Hal itu berlaku untuk semua transportasi, baik udara, laut, maupun darat. Adalah Silvi, warga Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya ini nekat berjalan kaki bersama keluarganya untuk melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.